Dialog Kebangsaan Bulan Bung Karno, Syaifuddin Zuhri Paparkan Perda Berbasis Pancasila di Era Digital

Reporter : fuday
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri. ARTIK.id/fuday

PAC PDI Perjuangan Bulak menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menekankan pentingnya Pancasila dan peran DPRD dalam kebijakan daerah di era digital.

SURABAYA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bulak menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Jumat (19/6/2026).

Baca juga: PAC PDIP Bulak Gelar Dialog Kebangsaan, Gali Pemikiran Bung Karno untuk Kedaulatan Bangsa di Era Digital

Kegiatan yang mengusung tema "Menggali Api Pemikiran Bung Karno untuk Kedaulatan Bangsa di Era Digital" itu menghadirkan Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri sebagai narasumber utama.

Dalam forum tersebut, Syaifuddin menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai representasi rakyat dalam menjaga semangat kebangsaan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui kebijakan daerah.

Menurutnya, DPRD memiliki fungsi strategis dalam legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan seluruh kebijakan daerah berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"DPRD bukan hanya lembaga pembuat aturan, tetapi juga jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, setiap kebijakan harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat," ujar Syaifuddin dalam paparannya.

Ia menjelaskan, pembentukan peraturan daerah (Perda) harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan publik, terutama di bidang pendidikan, kepemudaan, kebudayaan, dan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, sektor-sektor tersebut sangat menentukan kualitas pembangunan daerah sekaligus masa depan generasi muda.

Syaifuddin juga menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan utama dalam setiap proses penyusunan kebijakan daerah.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

"Pancasila harus hidup dalam setiap kebijakan. Jangan sampai pembangunan hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, sementara masyarakat lain tertinggal," katanya.

Baca juga: Perkuat Transparansi Publik, Ketua DPRD Surabaya Bangun Kolaborasi dengan Insan Pers

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti tantangan baru yang muncul di era digital. Perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan perubahan pola komunikasi masyarakat dinilai menuntut DPRD untuk lebih adaptif dalam merespons dinamika sosial.

Menurut Syaifuddin, DPRD perlu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas masyarakat, dan generasi muda agar kebijakan yang dihasilkan lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

"Era digital membawa peluang sekaligus tantangan. DPRD harus mampu membaca perubahan sosial dengan cepat, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila," ujarnya.

Dialog Kebangsaan yang digelar PAC PDI Perjuangan Bulak ini juga menjadi ruang diskusi bagi kader partai, tokoh masyarakat, dan warga untuk membahas relevansi pemikiran Bung Karno di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi.

Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Buka Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota Surabaya 2026 di Lapangan Thor

Ketua panitia kegiatan menyebutkan bahwa peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat nasionalisme dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, memahami bahwa pemikiran Bung Karno masih sangat relevan untuk menjawab tantangan bangsa saat ini, termasuk di era digital," ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diakhiri sesi tanya jawab mengenai peran DPRD, implementasi Pancasila dalam kebijakan daerah, serta tantangan pembangunan di Kota Surabaya.

Melalui dialog tersebut, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan pengawasan kebijakan publik.

Semangat kebangsaan yang diwariskan Bung Karno diharapkan tetap menjadi fondasi dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang terus berkembang.(diy)

Editor : fuday

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru