SURABAYA - Perayaan Idul adha 1447 Hijriah DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tahun ini berlangsung berbeda. Selain menyembelih 14 ekor sapi kurban, kegiatan yang digelar di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian, Rabu (27/5/2026), juga membawa pesan tentang pentingnya pelaksanaan kurban yang higienis serta ramah lingkungan.
Belasan sapi kurban tersebut berasal dari sejumlah tokoh dan elemen partai, di antaranya dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan bobot sekitar 1,1 ton, Plh Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, serta Fraksi PDIP DPRD Surabaya.
Baca juga: Idul Adha Berbagi, Cak Yebe Salurkan 41 Hewan Kurban untuk Warga Hingga Ojol
Pemotongan hewan kurban di RPH dinilai lebih aman dan higienis dibanding dilakukan secara mandiri di lingkungan permukiman. Selain proses penyembelihan dilakukan oleh juru sembelih halal bersertifikat, seluruh hewan kurban juga telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan.
Armuji atau yang akrab disapa Cak Ji mengatakan, pelaksanaan kurban di RPH menjadi solusi agar limbah kurban tidak mencemari lingkungan.
“Kalau dibiasakan mencuci daging di sungai atau limbahnya masuk gorong-gorong, itu bisa mengganggu lingkungan. Di RPH ini praktis, aman, higienis, dan tidak merepotkan panitia,” ujar Cak Ji.
Suasana kegiatan semakin hangat saat Cak Ji melontarkan candaan terkait penggunaan besek bambu untuk pembagian daging kurban.
“Besek, bukan kresek,” ucapnya yang disambut tawa para kader dan panitia.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga, pengurus partai, masjid, musala, pondok pesantren, hingga panti asuhan di berbagai wilayah Surabaya.
Baca juga: Reses di Kutisari, Anas Karno Dorong Kelurahan Aktif Edukasi Lokasi TPS Bulky Waste ke Warga
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPD PDIP Jawa Timur Didik Prasetiyono menyebutkan, total terdapat 468 ekor sapi kurban yang disalurkan PDIP Jawa Timur tahun ini ke berbagai daerah.
Menurutnya, kegiatan kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Pesan Bu Mega sederhana, selalu hadir bersama rakyat. Ini bentuk kehadiran PDI Perjuangan bersama rakyat,” kata Didik.
Sementara itu, Ketua PAC PDIP Semampir Umar Sumadiyo mengaku para pengurus hingga anak ranting sejak pagi menunggu pembagian daging kurban.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Penataan Lapak Kurban, Anas Karno Minta Kelurahan Tak Pasif
“Anak-anak itu dari tadi telepon terus, ‘Pak jam berapa dagingnya datang?’ Mereka senang sekali karena setiap tahun kebagian,” ujarnya.
Ia juga sempat berseloroh bahwa dirinya tidak terlalu menyukai daging karena memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
“Kalau saya sebenarnya enggak terlalu suka makan daging karena darah tinggi. Tapi nerimanya tetap senang sekali,” katanya sambil tertawa.
Melalui pelaksanaan kurban di RPH, PDIP Surabaya berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di momentum Idul adha.(rda)
Editor : rudi