Dishub Surabaya Buka Loker Jukir Digital, Buleks Dorong Warga Lokal Dilibatkan

Reporter : rudi
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Budi Leksono (doc.Kbrb)

SURABAYA – Langkah inovatif dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dengan membuka lowongan pekerjaan (Loker) bagi juru parkir digital di kawasan Tempat Khusus Parkir (TKP) dan Tempat Parkir Umum (TJU).

 Program ini dinilai bukan sekadar modernisasi sistem parkir, tetapi juga menjadi peluang nyata untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Kota Pahlawan.

Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Pola Hidup Bersih, Cegah Hantavirus Tanpa Kepanikan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, memberikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. kebijakan ini menjadi terobosan positif di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan yang layak.

Politisi Senior PDI Perjuangan yang akrab disapa Buleks itu, menilai kehadiran loker juru parkir digital mampu menghadirkan dua manfaat sekaligus, yakni meningkatkan kualitas pelayanan parkir berbasis teknologi serta membantu mengurai angka pengangguran di Surabaya.

“Ini bukan hanya soal penataan parkir yang lebih modern dan tertib, tetapi juga bentuk keberpihakan Pemkot Surabaya terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Program seperti ini patut diapresiasi karena membuka peluang ekonomi baru bagi warga Surabaya,” tuturnya pada Warta Artik.id Sabtu (16/05).

Selain itu, Buleks juga mendorong agar kebijakan penataan parkir dapat memberikan dampak langsung bagi warga di sekitar kawasan usaha. Menurutnya, toko, restoran, cafe, maupun tempat usaha lainnya yang mengajukan Izin Penyelenggaraan Parkir sebaiknya terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari kewilayahan RT/RW setempat.

Baca juga: Enny minarsih Nilai HJK Surabaya Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Rakyat

Hal itu dinilai penting agar keberadaan usaha tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga lokal (warlok) di lingkungan sekitar.

“Ketika warga sekitar ikut dilibatkan dan merasakan manfaat ekonomi, maka lingkungan sosial akan lebih kondusif. Hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat juga bisa terjalin lebih baik karena ada rasa saling mendukung dan menjaga,” ungkapnya.

Bukeks juga berharap proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan tepat sasaran agar benar-benar bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya warga berpenghasilan rendah dan para pencari kerja.

Baca juga: Keracunan MBG di Surabaya, Ning Ais Desak Evaluasi Total Keamanan Pangan

Tak Hanya itu, Penerapan sistem parkir digital dinilai mampu meminimalisir kebocoran pendapatan daerah serta menciptakan tata kelola parkir yang lebih transparan dan profesional.

"Dengan hadirnya inovasi ini, Pemkot Surabaya diharapkan sukses menghadirkan sistem transportasi dan parkir yang modern, juga mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat bawah,"pungkasnya. (rda)

Editor : rudi

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru