SURABAYA - Surabaya segera menghadirkan kembali parade wisata malam tahunan, Surabaya Vaganza 2026, dengan konsep yang lebih megah bertajuk Festival of Lights: Garden of Hope. Agenda yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini akan berlangsung pada 16 Mei 2026 mulai pukul 18.00 WIB.
Parade dimulai dari Tugu Pahlawan dan melintasi sejumlah titik ikonik kota seperti Jalan Tunjungan, kawasan Siola, Gedung Grahadi, Alun-Alun Balai Pemuda, hingga berakhir di Monumen Bambu Runcing.
Baca juga: Enny minarsih Nilai HJK Surabaya Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Rakyat
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan Surabaya Vaganza tahun ini dikemas lebih modern dan atraktif dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
“Konsep tahun ini kami buat lebih meriah dengan parade bunga, pertunjukan cahaya, kostum bercahaya, hingga tampilan visual kota yang lebih spektakuler,” kata Herry, Kamis (14/5).
Mengusung tema Festival of Lights, parade akan menghadirkan mobil hias penuh dekorasi bunga dengan tata cahaya artistik, kostum tematik, serta video mapping di sejumlah titik sepanjang rute.
Menurut Herry, Surabaya Vaganza kini telah berkembang menjadi ikon wisata malam Kota Pahlawan dan masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN). Melalui konsep urban tourism, acara ini disebut mampu menampilkan wajah modern Surabaya kepada wisatawan.
“Surabaya menawarkan pengalaman wisata urban yang berbeda dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” ujarnya.
Baca juga: Parkir Gratis Saat HJK Surabaya Dinilai Lebih Efektif, Ini Alasan Baktiono
Ia menambahkan, kekuatan utama Surabaya Vaganza 2026 terletak pada permainan visual cahaya, kendaraan hias, dan pertunjukan artistik di sepanjang rute parade. Seluruh elemen pertunjukan juga dirancang lebih sinematik dan ramah untuk konten media sosial.
“Konsepnya kami buat agar menarik dinikmati bersama keluarga maupun teman saat wisata malam,” tuturnya.
Pada penyelenggaraan tahun 2025, Surabaya Vaganza tercatat menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp2,1 miliar. Dampaknya dirasakan pelaku UMKM, sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif.
Baca juga: Festival Rujak Uleg 2026 Surabaya Diserbu Ribuan Warga, Tema Piala Dunia Jadi Sorotan Utama
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Pemerintah Kota Surabaya juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari hotel, agen perjalanan, transportasi online, influencer, hingga pelaku UMKM lokal.
Selain menjadi jalur parade, kawasan heritage seperti Tugu Pahlawan dan Jalan Tunjungan dipilih untuk memperkuat citra Surabaya sebagai destinasi wisata urban berbasis sejarah dan budaya.
“Rute ini menampilkan sisi terbaik Surabaya. Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk datang dan menikmati kemeriahan Surabaya Vaganza 2026,” pungkas Herry. (mar)
Editor : Amar