YBM PLN UP2B Jawa Timur Beri Modal Usaha untuk Lima Muslimah Tangguh

Reporter : Mohammad

Surabaya – PLN UIP2B Jamali melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP2B Jawa Timur memberikan dukungan penguatan ekonomi bagi kaum perempuan. Bantuan berupa modal dan perlengkapan penunjang usaha diserahkan kepada lima muslimah tangguh. Penerima manfaat merupakan pejuang nafkah keluarga di Surabaya dan Sidoarjo.

Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap perempuan tulang punggung keluarga. Program ini bertujuan memperkuat keberlangsungan usaha kecil dan ekonomi domestik. Pemberian bantuan dilaksanakan langsung kepada para pengelola usaha mandiri tersebut.

Para penerima manfaat memiliki jenis usaha yang beragam di lingkungan tempat tinggal. Mereka adalah Ibu Heni, Ibu Istianah, Ibu Endang, Ibu Sumaiyah, dan Ibu Dinda. Bidang usahanya meliputi kuliner siap saji, warung makan, hingga penjual gorengan.

Manager PLN UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, menyampaikan tujuan strategis program tersebut. Ia menjelaskan bahwa dukungan ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing pelaku usaha. Tujuannya agar bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak yang signifikan.

Ahmad menekankan bahwa YBM berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dukungan modal diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi para ibu tersebut. Kesejahteraan keluarga menjadi prioritas utama dalam setiap penyaluran zakat karyawan.

"Dukungan ini diharapkan membantu penguatan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Murdani. Ia menambahkan bahwa YBM PLN akan terus mengembangkan program serupa secara rutin. Jangkauan bantuan akan diperluas demi membantu lebih banyak masyarakat membutuhkan.

Salah satu dampak nyata dirasakan langsung oleh Ibu Heni, penjual makanan keliling. Sebelumnya, ia kesulitan menjangkau pelanggan karena tidak memiliki alat komunikasi yang memadai. Kini, ia mendapatkan bantuan ponsel untuk mendukung sistem pemesanan daring.

Fasilitas tersebut memudahkan Ibu Heni dalam menerima pesanan dari pelanggan secara praktis. Jangkauan penjualannya kini menjadi lebih luas dibandingkan sebelumnya. Hal ini membuka peluang peningkatan pendapatan harian bagi keluarganya.

Ibu Heni menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bantuan dari YBM PLN. Menurutnya, bantuan perlengkapan tersebut sangat meringankan beban operasional usaha kecilnya sehari-hari. Ia merasa lebih optimistis dalam mengembangkan dagangan makanannya ke depan.

"Dengan alat komunikasi ini, saya lebih mudah dihubungi pelanggan tetap," ungkap Heni. Ia juga mendoakan keberkahan bagi seluruh karyawan PLN yang telah membantu. Kehadiran program ini dirasakan sebagai bentuk perhatian yang sangat berharga.

Respons positif juga datang dari para penerima manfaat lainnya di lokasi. Mereka merasa mendapatkan semangat baru untuk terus produktif meski dalam keterbatasan. Kehadiran modal tambahan menjawab kendala pendanaan yang selama ini mereka alami.

YBM PLN UP2B Jawa Timur terus konsisten mengawal program pemberdayaan ekonomi perempuan. Program ini dirancang untuk memberikan dampak sosial yang luas di tengah masyarakat. Penguatan ekonomi keluarga dianggap sebagai fondasi ketahanan sosial yang kuat.

Melalui program ini, PLN tidak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan nasional. Perusahaan melalui YBM turut mengambil peran aktif dalam pengentasan kemiskinan daerah. Sinergi antara perusahaan dan masyarakat terus dijalin melalui aksi kemanusiaan.

Semangat berbagi dan gotong royong menjadi kunci utama pembangunan ekonomi kerakyatan. PLN terus berupaya menjadi bagian dari kemajuan masyarakat Jawa Timur. Senyum bahagia para ibu menjadi bukti keberhasilan penyaluran bantuan tersebut di lapangan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian mampu mengubah hidup.

Kesejahteraan para pejuang nafkah keluarga akan terus didukung melalui berbagai inisiatif. PLN UP2B Jawa Timur berkomitmen hadir dalam setiap lini kehidupan masyarakat. Masa depan ekonomi keluarga yang lebih baik menjadi target jangka panjang.

Editor : Mohammad

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru