Pempek Tjek Entis Surabaya Tawarkan Kemitraan untuk Masyarakat Umum

Reporter : Fudai
Salah satu produk Pempek Tjek Entis (FOTO Fuday)

SURABAYA - UMKM Pempek Palembang Tjek Entis di kawasan Medayu Utara VIII A No. 16 B menerima kunjungan dari PT PLN UPDL Banjarbaru bersama PT Magfood Amazing Internasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan kewirausahaan bisnis frozen food bagi calon pensiunan pegawai PLN.

Pemilik usaha Pempek Palembang Tjek Entis, Tjek Entis, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga didukung oleh DANANTARA. Program itu dirancang untuk memberikan gambaran peluang usaha bagi pegawai PLN yang akan memasuki masa pensiun.

Baca juga: PLN UPDL Banjarbaru Latihan Bisnis Frozen Food di Pempek Palembang Tjek Entis Surabaya

“Peserta diberi wawasan tentang usaha yang potensial setelah pensiun. Di sini kami menawarkan konsep kemitraan bisnis,” kata Tjek Entis, Kamis (7/5).

Ia menerangkan, tersedia dua pilihan paket kemitraan. Paket pertama dipatok Rp12 juta dengan fasilitas usaha yang sudah siap digunakan untuk berjualan.

“Paket Rp12 juta sudah lengkap dengan gerobak, kompor, alat penggorengan, dan perlengkapan dasar lainnya,” ujarnya.

Sedangkan paket senilai Rp15 juta menawarkan fasilitas yang lebih lengkap, termasuk freezer dan tambahan perlengkapan usaha dengan kapasitas lebih besar.

Selain itu, pihaknya juga memiliki paket usaha bernilai hingga Rp80 juta. Namun paket tersebut bukan menjadi fokus utama yang ditawarkan kepada calon mitra baru.

Menurut Tjek Entis, program kemitraan tidak hanya diperuntukkan bagi calon pensiunan PLN, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Calon mitra nantinya akan dibantu survei lokasi usaha sebelum memulai bisnis.

“Kami menerapkan jarak minimal lima kilometer dari gerai yang sudah ada agar antar mitra tidak saling bersaing,” jelasnya.

Ia juga menceritakan perjalanan awal membangun usaha pempek sejak tahun 2004. Meski berasal dari Palembang, Tjek Entis mengaku awalnya belum bisa membuat pempek dan hanya menikmati makanan khas tersebut.

Saat pertama kali tinggal di Surabaya, ia merasa belum menemukan cita rasa pempek yang benar-benar menyerupai racikan asli Palembang.

“Banyak yang rasanya sudah bercampur mie dan lainnya, jadi berbeda dengan pempek khas Palembang,” ungkapnya.

Berangkat dari pengalaman itu, ia mulai mencoba meracik sendiri pempek dengan menyesuaikan rasa agar lebih cocok di lidah masyarakat Surabaya.

Baca juga: Enny minarsih: Ngabuburit Ramadhan di Tugu Pahlawan Perkuat Ekonomi dan Nilai Kebangsaan

“Awalnya cuko yang kami buat benar-benar khas Palembang. Tapi banyak yang menilai terlalu asam dan pedas. Akhirnya kami melakukan trial and error sekitar tiga bulan sampai menemukan rasa yang pas,” tuturnya.

Produk pempek dijual dalam kemasan isi lima dengan harga eceran Rp15 ribu per bungkus. Untuk pembelian grosir, harga berkisar Rp11 ribu hingga Rp12 ribu.

Ia menyebut keuntungan yang diambil tidak terlalu besar, hanya sekitar 10 sampai 12 persen.

Dalam sehari, usaha tersebut menghabiskan sekitar 60 hingga 80 kilogram ikan sebagai bahan baku utama. Jenis ikan yang digunakan antara lain tenggiri dan barakuda.

Selain ikan, bahan produksi lainnya meliputi sagu atau tapioka, bawang putih, garam, dan bumbu dasar lain.

Tjek Entis mengakui tantangan terbesar usaha kuliner ini terletak pada naik turunnya harga bahan baku, terutama saat musim hujan dan cuaca buruk.

“Kalau ombak besar dan cuaca jelek, nelayan sulit melaut sehingga stok ikan berkurang. Harga cabai juga biasanya ikut naik,” katanya.

Baca juga: Reses Cak Yebe di Tambak Osowilangon, Bantuan Mengalir Untuk Fasilitas dan UMKM Warga

Karena itu, perhitungan harga pokok produksi dilakukan berdasarkan harga bahan baku tertinggi dalam satu bulan. Meski biaya produksi berubah, pihaknya memilih tidak menaikkan harga jual.

“Kami lebih menyesuaikan dari sisi margin keuntungan,” tambahnya.

Selama menjalankan usaha, Tjek Entis mengaku mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya, khususnya dalam pendampingan usaha dan pengurusan sertifikasi halal.

Saat ini, usaha Pempek Palembang Tjek Entis telah mempekerjakan delapan orang karyawan. (diy)

 

 

Editor : Fudai

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru