PATI – Suasana berbeda terasa di Masjid Nadlo’tul Ulama Baitulsalam, Desa Godo, Kecamatan Winong. Di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, para prajurit tak hanya disibukkan dengan pekerjaan fisik, tetapi juga mengambil peran dalam kegiatan keagamaan bersama masyarakat. Momen itu menghadirkan nuansa hangat yang mempererat hubungan antara TNI dan warga.Jumat (01/05/2026)
Pada pelaksanaan salat Jumat, Letda Inf Ali Sadikin yang menjabat sebagai Komandan Peleton (Danton) SSK TMMD 128 dipercaya menjadi khotib. Dengan penuh ketenangan, ia menyampaikan khutbah yang sarat pesan kebersamaan, keikhlasan, dan pentingnya gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Jamaah pun tampak khusyuk menyimak, merasakan kedekatan yang terbangun dari sosok prajurit yang berdiri di mimbar.
Baca juga: Satgas TMMD Kodim Pati Percepat Pembangunan RTLH di Desa Godo
Sementara itu, Serda Eko Adriyan Nur Farikin, anggota Satgas TMMD 128, mengumandangkan azan dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan. Lantunan azan yang menggema di dalam masjid menjadi pengingat akan nilai-nilai spiritual di tengah kesibukan pembangunan. Peran yang dijalankan keduanya menunjukkan bahwa prajurit TNI hadir tidak hanya sebagai pelaksana tugas, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat.
Baca juga: Senyum Mbah Sumarni Jadi Saksi Kehadiran TMMD, Harapan Baru Di Usia Senja
Ketua Takmir Masjid Nadlo’tul Ulama Baitulsalam mengaku bangga dan terharu atas keterlibatan anggota Satgas TMMD dalam kegiatan keagamaan di desanya. Menurutnya, kehadiran TNI memberikan warna tersendiri, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Baca juga: Dorong Alat Bor 450 Meter di Sawah, Satgas TMMD dan Warga Tunjukkan Kekompakan
Melalui kegiatan ini, TMMD kembali membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui sentuhan spiritual dan sosial. Di Masjid Baitulsalam, kemanunggalan TNI dan rakyat terasa begitu nyata—menyatukan langkah, doa, dan harapan demi kehidupan yang lebih harmonis dan sejahtera. (Agus Pati)
Editor : Mohammad