Jokowi Naikkan Kepemilikan Saham Freeport Menjadi 61%, Juni Negosiasi Rampung

Tangkapan layar @Presiden Joko Widodo
Tangkapan layar @Presiden Joko Widodo

JAKARTA | ARTIK.ID - Indonesia sesegera mungkin akan menaikkan lagi kepemilikan saham dominan di Freeport dari 51% menjadi 61%. Perubahan itu akan signifikan menuju kedaulatan ekonomi yang lebih kokoh.

"Saat ini masih proses negosiasi, bukan cuma alot tapi alot banget," tutur Presiden pada wartawan, Kamis (28/3).

Baca Juga: Banjir Demak Meluas ke 13 Kecamatan, 17.078 Orang Masih Terdampar di Pengungsian

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut, meskipun alot, akan tetapi kemungkinan negosiasi rampung pada bulan Juni.

"Ya sekitar Juni, atau tidak sampai Juni bisa rampung," ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Sebut Banjir Demak Tidak Hanya Tinggalkan Genangan Air, Tapi Juga Harapan

Ditanya soal keberlanjutan kebijakan ekspor tembaga, Jokowi mengatakan, masih menyelesaikan urusan yang Freeport dulu.

"Nantilah kita fokus satu-satu dulu, baru kalau yang Freeport beres kita melangkah yang itu," pungkasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Konektivitas, Presiden Jokowi Resmikan 24 Ruas Jalan di Kalimantan Barat

(diy)

Editor : Jabrik