Bank Indonesia Papua Barat Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Meningkat 14% di Bulan Ramadan

Foto: From Amatus Rahakbauw/ARTIK.ID
Foto: From Amatus Rahakbauw/ARTIK.ID

MANOKWARI | ARTIK.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat memprediksi kebutuhan uang tunai di wilayahnya akan meningkat 14% pada bulan Ramadhan tahun ini.

Kepala BI Papua Barat, Setian, memperkirakan kebutuhan uang tunai layak edar mencapai Rp437 miliar, dibandingkan dengan Rp384 miliar pada Ramadhan tahun 2023.

Baca Juga: Ketua TP PKK Papua Barat dan Manokwari Gelar Gerakan Tanam Cabai di Kampung Udapi Hilir

Peningkatan ini diprediksi seiring dengan menggeliatnya perekonomian daerah, mobilitas masyarakat, dan tingkat konsumsi yang berdampak pada jumlah transaksi keuangan.

"Terjadi peningkatan kebutuhan uang tunai selama Ramadhan tahun ini," kata Setian pada Kick Off Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024.

Menyediakan Uang Layak Edar Rp695 Miliar

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BI menyediakan uang tunai layak edar senilai Rp695 miliar. BI berkolaborasi dengan perbankan konvensional untuk mendistribusikan uang melalui layanan penukaran uang dan kas keliling di 10 lokasi jaringan kantor bank di seluruh Papua Barat.

Layanan kas keliling BI akan menyasar pusat keramaian seperti pasar tradisional, retail modern, bandara, dan pelabuhan dengan jumlah maksimal penukaran Rp4 juta.

Informasi dan Jadwal Penukaran Uang

Baca Juga: Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Pimpin Upacara Hari Bakti Rimbawan ke 41

Masyarakat dapat mengakses informasi dan jadwal penukaran uang rupiah layak edar melalui website resmi pintar.bi.go.id, dan aplikasi PINTAR.

"Layanan kas keliling reguler ada 11 titik. Informasi dan jadwal bisa diakses lewat aplikasi PINTAR," kata Setian.

Serambi 2024 merupakan implementasi dari tiga kerangka kerja BI terkait optimalisasi pengelolaan uang rupiah.

Tiga kerangka tersebut yakni, Ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya, Sistem distribusi uang yang efisien dengan layanan kas prima, dan Keandalan infrastruktur layanan

Baca Juga: Korupsi Dana Hibah Voli Rp 1,5 Miliar, Mozes Timisela Kini Mendekam dalam Tahanan

"Dalam kegiatan Serambi, BI dan perbankan mengedukasi masyarakat soal cinta, bangga dan paham rupiah," ujar Setian.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Yacob S Fonataba, mengapresiasi penyelenggaraan Serambi 2024 yang mendukung aktivitas perekonomian melalui penyediaan uang rupiah layak edar.

“Pemerintah daerah mengapresiasi komitmen Bank Indonesia dan perbankan," kata Yacob.

(ark)

Editor : Amatus Rahakbauw