Khofifah Indar Parawansa Sebut Energi Biomassa Ajinomoto Sebagai Langkah ke Masa Depan

Gubernur Khofifah meninjau pabrik Ajinomoto Mojokerto
Gubernur Khofifah meninjau pabrik Ajinomoto Mojokerto

SURABAYA | ARTIK.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi PT Ajinomoto yang telah menginisiasi transisi energi dengan pengembangan biomassa. Hal itu disampaikan Khofifah saat meninjau pabrik Ajinomoto di Mojokerto beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Kominfo Jatim, Sabtu (13/1/2024) Khofifah mengatakan, Ajinomoto telah melakukan konversi bahan bakar dari batu bara menjadi biomassa pada steam boiler pabriknya. Konversi ini menghasilkan pengurangan emisi karbon hingga 36%.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Dorong Koperasi Terus Beradaptasi dengan Ekonomi Digital

"Apa yang dilakukan Ajinomoto dengan memulai transisi energi biomassa sangat perlu diapresiasi. Karena langkah ini akan sangat berpengaruh pada lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi karbon," kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, transisi energi menjadi energi yang lebih ramah lingkungan merupakan kebutuhan yang harus dibangun bersama. Pemprov Jawa Timur mendorong agar industri-industri di Jatim terus melakukan transisi energi menjadi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi emisi yang dibuang ke lingkungan.

Gubernur Khofifah meninjau pabrik Ajinomoto MojokertoGubernur Khofifah meninjau pabrik Ajinomoto Mojokerto

"Green industri, green ekonomi, green financial juga green infrastructure menjadi kebutuhan yang harus dibangun bersama. Dan Jatim memang sedang bergerak mengarah ke sana," tegas Khofifah.

Baca Juga: Ambisi Raih Emas di PON XXI, Tim Karate Jatim Berlatih Tanding dengan Atlet Timnas Korea Selatan

Khofifah yakin bahwa upaya transisi energi ini tidak akan sia-sia. Terlebih untuk alam dan bumi yang menjadi tempat tinggal bersama.

"Kita ingin memberikan kehidupan yang lebih baik atau Better Life. Jadi tahapan untuk menuju Green Ekonomi terus dilakukan antara lain melalui Biomasa ini. Saya berharap Dunia Usaha dan Dunia Industri dan dunia Kerja (Dudika) bisa mereplikasi konversi energi dari Fosil ke Non Fosil karena Renewable Energi adalah keniscayaan dunia," tegas Khofifah.

Gubernur Khofifah meyakini dengan terus didorongnya konversi dari Fosil ke Non Fosil akan menghasilkan banyak energi baru terbarukan. Tahun 2024 ini, Pemprov Jatim akan mengoptimalkan pembangunan Solar Cell di banyak titik di Jawa Timur.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Sebut Jatim Cetak Sejarah Baru, Angka Kemiskinan Tembus 1 Digit

"Energi Fosil semakin hari semakin habis, maka kita harus bergerak kepada energi non fosil, bergerak pada Renewable Energi sampai pada Green Economy dan akan melompat kepada Blue Economy. Kesemuanya itu harus dibangun bersama sama pada semua level dan semua pihak," tandasnya.

(red)

Editor : Fudai