artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Membuktikan Tajinya, Jawa Timur Juara Umum IMC Kelas Elite 

avatar malik
  • URL berhasil dicopy

BEKASI – Jawa Timur membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama Muaythai Indonesia dengan tampil sebagai juara umum kategori Elite Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Meski secara total perolehan medali Jawa Timur berada di bawah Jawa Barat, dominasi Jatim justru terlihat sangat kuat pada kategori Elite yang menjadi salah satu barometer utama kualitas atlet menuju level nasional dan internasional.

 

Pada kategori Elite, Jawa Timur mengoleksi 16 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Capaian tersebut menempatkan Jatim sebagai daerah paling dominan di kelas Elite, sekaligus menunjukkan kedalaman dan kualitas pembinaan atlet yang dimilikinya.

 

Perbedaan tersebut juga menjelaskan mengapa jumlah total medali tidak selalu menggambarkan kekuatan sebuah daerah secara utuh. Jawa Barat tampil sebagai pengumpul medali terbanyak secara keseluruhan dengan 41 emas, 49 perak, dan 48 perunggu. Sementara Jawa Timur mengoleksi 55 medali secara keseluruhan. Namun, banyaknya nomor Youth yang dipertandingkan membuat peta perolehan medali secara total tidak serta-merta mencerminkan dominasi di kelas Elite.

 

Di kelas yang menjadi etalase atlet menuju persaingan lebih tinggi, Jawa Timur justru tampil sangat kuat. Sebanyak 16 nomor Elite berhasil dimenangkan atlet-atlet Jatim, termasuk nomor pertandingan dan kategori seni Muaythai.

 

Manajer Muaythai Jawa Timur, Soldier Of Fortuna, saat dihubungi pada Senin (10/8), mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, sekaligus menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki kekuatan atlet yang mampu bersaing di level Elite.

 

“Alhamdulillah, hasil ini sangat membanggakan. Apa yang diraih atlet-atlet Jawa Timur menunjukkan bahwa pembinaan yang kami lakukan mulai memberikan hasil. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga mental bertanding yang kuat dan mampu tampil maksimal di pertandingan,” ujar Soldier Of Fortuna.

 

Menurutnya, persaingan di IMC 2026 berlangsung ketat karena mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Karena itu, dominasi Jawa Timur di kategori Elite menjadi capaian penting sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

 

“Kami tentu tidak ingin berhenti di sini. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki pembinaan, meningkatkan kualitas atlet dan mempersiapkan mereka agar semakin siap menghadapi kompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

 

Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim mengatakan, munculnya prestasi dari berbagai daerah, termasuk dominasi Jawa Timur di kategori Elite, menunjukkan bahwa pembinaan Muaythai di Indonesia terus berkembang dan persaingan antardaerah semakin kompetitif.

 

“Yang paling penting dari Kejurnas ini adalah kita bisa melihat potensi-potensi terbaik dari berbagai daerah. Setiap daerah memiliki kekuatan masing-masing, dan prestasi Jawa Timur di kategori Elite menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan di daerah terus menghasilkan atlet-atlet berkualitas,” ujar Azwan.

 

Ia mengatakan, capaian di Kejurnas juga harus menjadi bahan evaluasi bagi setiap Pengprov untuk terus meningkatkan pembinaan, terutama dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

 

“Hasil ini tentu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Para atlet yang tampil baik di sini akan menjadi bagian dari proses evaluasi PBMI untuk menghadapi berbagai agenda ke depan, baik nasional maupun internasional,” katanya.

 

Kekuatan Jawa Timur di kategori Elite ditunjukkan oleh Alfiatus Sholehah (43 kg putri), Muhammad Rafif (45 kg putra), Fausta Latifah El Fatihah (48 kg putri), Galih Bangkit (48 kg putra), Dwi Nur Halimah (51 kg putri), Qavah Gavra Nicholas (54 kg putra), Abdul Ghoni (57 kg putra), Anisa Nur Rahmaniyah (60 kg putri), Agung Wahyudi (63,5 kg putra), Faris Chandra Setiawan (65 kg putra), Bangkit Jaya Putra (70 kg putra), Erisko Munthe (75 kg putra), serta nomor Waikru melalui Aldento Brilliant dan Novita Angie Ayuni, nomor Mae Muay putri melalui Najla Nur Salsabila dan Rini Renita, serta Mae Muay putra melalui Aldento Brilliant dan Dimas Lukito Wardhana. Tiga medali perak diraih Ridho Guntur Setiawan (51 kg putra), Oppie Dwi Natasya (54 kg putri), dan Risa Hikmatul Mauliyah (57 kg putri), sedangkan medali perunggu diraih Gabriella Karubaba (48 kg putri).(Mk)

Editor :