artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Perbaikan Jembatan Rowogempol Pasuruan Telan Anggaran Rp180 Juta, Progres Capai 50 Persen

avatar Fudai
  • URL berhasil dicopy
Perbaikan Jembatan Rowogempol di Desa Rowogempol, Pasuruan.
Perbaikan Jembatan Rowogempol di Desa Rowogempol, Pasuruan.

PASURUAN – Perbaikan Jembatan Rowogempol di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, mulai berjalan setelah Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran sebesar Rp180 juta melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK). Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Lekok dan Rejoso itu kini telah memasuki progres pekerjaan sekitar 50 persen.

Proyek Perbaikan Jembatan Rowogempol dikerjakan selama 75 hari kalender, terhitung sejak 9 Juni hingga 22 Agustus 2026. Rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan keamanan akses masyarakat sekaligus mendukung mobilitas warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, mengatakan rehabilitasi jembatan merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang berulang kali disampaikan melalui berbagai forum bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

"Seringkali dalam pertemuan, pihak Desa Rowogempol mengajukan aspirasi tentang perbaikan jembatan ini, dan setelah kami verifikasi faktual, usulan diterima sampailah hari ini," ujar Sarinah, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, hingga awal Juli 2026 progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai jadwal kontrak sehingga selesai tepat waktu pada 22 Agustus 2026.

"Mudah-mudahan sesuai jadwal kontrak sampai 22 Agustus 2026," katanya.

Sarinah menambahkan, jembatan yang direhabilitasi memiliki bentang sepanjang 4,5 meter dengan lebar 5 meter. Setelah pekerjaan selesai, masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Kalau nanti sudah jadi, mari kita rawat dan jaga bareng-bareng," imbaunya.

Kepala Desa Rowogempol, Muhammad, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan karena telah merealisasikan harapan masyarakat untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Menurutnya, kondisi jembatan selama ini kerap membahayakan pengguna jalan saat musim hujan. Air yang meluap menutupi badan jembatan sehingga meningkatkan risiko bagi warga yang melintas.

Selain menghubungkan Kecamatan Lekok dan Rejoso, jembatan itu juga menjadi jalur alternatif menuju Kota Pasuruan. Akses tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, termasuk kegiatan ekonomi dan perjalanan menuju Pasar Ngopak.

"Mudah-mudahan cepat selesai sehingga akses jalan lancar, perekonomian ke Pasuruan semakin baik, apalagi kalau mau ke Pasuruan juga melewati jembatan ini dan tembus Pasar Ngopak," kata Muhammad.

Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai separuh target, Perbaikan Jembatan Rowogempol diharapkan selesai sesuai jadwal sehingga konektivitas antarwilayah, kelancaran mobilitas warga, dan aktivitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Pasuruan dapat semakin meningkat. (*)

 

 

Editor :