JAKARTA - Musisi yang juga anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Dhani, mendatangi Bareskrim Polri. Kedatangannya untuk berkonsultasi soal akun Instagram pribadinya yang tiba-tiba hilang.
Dilansir dari antara, Dhani ingin mengetahui bagaimana sebuah akun bisa diturunkan atau take down. Terutama, dari mana proses itu bisa terjadi.
Dari hasil konsultasi, Dhani mendapat penjelasan bahwa akunnya kecil kemungkinan hilang karena mass report. Ia justru menduga ada pihak tertentu yang melaporkan unggahannya.
Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci konten yang dimaksud. Ia hanya menyebut unggahan tersebut memiliki dampak besar.
Menurutnya, postingan itu bisa menembus hingga 20 juta penayangan dalam sehari. Hal itu, kata dia, bisa dianggap sensitif bagi sebagian pihak.
Dhani mengaku sudah melaporkan masalah ini ke pihak Instagram. Ia berharap akunnya bisa segera dipulihkan.
Meski begitu, ia menegaskan tidak akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Ia memilih tidak melanjutkannya ke kepolisian.
Sebelumnya, akun Instagram miliknya @ahmaddhaniofficial dilaporkan mendadak hilang pada Minggu (3/5).
Melalui akun resmi band Dewa 19, ia sempat memberikan pernyataan. Dalam unggahannya, Dhani menegaskan bahwa kebenaran tidak bisa dibungkam.
Ia juga menyampaikan pesan personal untuk putrinya, Shafeea Ahmad. Dalam narasinya, ia menegaskan akan terus berjuang demi kehormatan sang anak. (red)
Editor : Fudai