JANGAN TERGIUR HARGA MIRING! DIDUGA MODUS SALES NAKAL, MINUMAN TAK SESUAI KEMASAN HINGGA KEDALUWARSA BEREDAR DI TOKO

Reporter : Lani
SALES NAKAL : Aksi pelaku saat terekam kamera ponsel di Jembrana

JEMBRANA |  Tawaran harga murah memang menggiurkan. Namun, di balik harga yang disebut jauh di bawah pasaran, pemilik toko justru diminta ekstra waspada. Pasalnya, muncul informasi mengenai dugaan modus penipuan dengan mengatasnamakan sales minuman yang menyasar sejumlah toko di wilayah Menoyo dan Manistutu, Kabupaten Jembrana.

Modusnya terbilang sederhana. Seseorang yang mengaku sebagai sales menawarkan berbagai jenis minuman dengan harga miring. Selisih harga yang cukup jauh dari harga pasaran menjadi daya tarik tersendiri bagi pemilik toko yang berharap mendapatkan margin keuntungan lebih besar.

Namun, persoalan diduga muncul setelah barang diterima dan diperiksa lebih teliti.

Sejumlah produk disebut ditemukan dalam kondisi yang tidak sesuai dengan informasi pada kemasan. Bahkan, terdapat informasi bahwa sebagian produk yang ditawarkan diduga telah melewati tanggal kedaluwarsa atau expired.

Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian serius, bukan hanya karena berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik toko, tetapi juga menyangkut keamanan konsumen apabila produk bermasalah tersebut sampai kembali dijual.

Harga Murah Jangan Sampai Jadi Jebakan

Fenomena ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha agar tidak terburu-buru menerima tawaran produk hanya karena harganya murah.

Harga yang terlalu jauh di bawah harga normal patut menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Apalagi apabila sales yang datang merupakan orang yang belum dikenal, tidak membawa identitas perusahaan, maupun tidak dapat menunjukkan dokumen penjualan yang jelas.

Pemilik toko disarankan memastikan terlebih dahulu siapa pihak yang menawarkan barang tersebut.

Mulai dari identitas sales, nama perusahaan, alamat distributor, surat jalan, nota pembelian hingga asal-usul produk perlu diperiksa sebelum transaksi dilakukan.

Tidak kalah penting, kondisi fisik barang juga harus diperhatikan.

Periksa merek, ukuran, kondisi kemasan, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, nomor izin edar apabila tercantum, serta kesesuaian isi dengan informasi yang tertera pada kemasan.

Jangan sampai karena tergiur selisih harga, pemilik toko justru menerima barang yang kemudian mendatangkan kerugian lebih besar.

Sudah Terlanjur Membeli, Jangan Langsung Dijual

Bagi pemilik toko yang sudah terlanjur menerima barang, pemeriksaan sebaiknya dilakukan sebelum produk dipajang atau diedarkan kepada konsumen.

Apabila ditemukan kemasan rusak, isi tidak sesuai, tanggal kedaluwarsa telah terlewati, atau terdapat kejanggalan lain, produk sebaiknya dipisahkan dan tidak dijual terlebih dahulu sampai persoalannya memperoleh kejelasan.

Bukti transaksi juga penting untuk diamankan. Nota, foto produk, nomor telepon sales, identitas kendaraan, percakapan pesan singkat, maupun informasi lain yang berkaitan dengan transaksi dapat disimpan sebagai bahan apabila diperlukan untuk pelaporan.

Jangan Asal Tuduh, Simpan Bukti dan Laporkan

Informasi mengenai dugaan kejadian serupa di sejumlah toko di Menoyo dan Manistutu diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku usaha lainnya.

Namun demikian, masyarakat juga diimbau tidak langsung menyebarkan tuduhan atau menyebut individu maupun perusahaan tertentu sebagai pelaku tanpa bukti dan proses pemeriksaan yang jelas.

Apabila menemukan dugaan penipuan, produk yang tidak sesuai, atau minuman yang diduga telah kedaluwarsa, pemilik toko maupun konsumen dapat mengumpulkan bukti dan melaporkannya kepada pihak berwenang atau instansi terkait agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebab, persoalan produk yang beredar di pasaran bukan hanya menyangkut keuntungan dan kerugian pedagang. Di balik setiap botol atau kemasan yang dijual, ada keamanan dan kepercayaan konsumen yang harus dijaga.

Jangan sampai harga murah berubah menjadi kerugian besar.

Untuk para pemilik toko di Jembrana, khususnya yang berada di wilayah Menoyo, Manistutu dan sekitarnya, pesan kewaspadaannya sederhana: teliti sebelum membeli, periksa sebelum membayar, dan pastikan aman sebelum menjual.

Sebab, murah belum tentu menguntungkan dan penawaran yang terlalu menggiurkan justru layak diperiksa lebih teliti. (*)

Editor : Lani

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru