Jakarta Siapkan Rp166 Miliar untuk Venue PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Reporter : Mohammad

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai kota penyangga, Jakarta mengalokasikan anggaran sekitar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas berbagai venue olahraga agar memenuhi standar nasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk penyempurnaan fasilitas olahraga yang akan dipakai dalam pelaksanaan PON 2028. Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi bertajuk Optimalisasi Jakarta sebagai Kota Penyangga PON XXII NTB-NTT yang digelar SIWO PWI Jaya bersama KONI DKI Jakarta.

Baca juga: Jalan Kebon Sirih Dibeton, Pemprov DKI Targetkan Perbaikan Tuntas September 2026

Menurut Andri, penunjukan Jakarta sebagai daerah penyangga melalui Keputusan Menteri Nomor 129 Tahun 2024 menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan PON berjalan maksimal, terutama dalam mendukung kesiapan infrastruktur dan fasilitas olahraga.

Ia menilai Jakarta memiliki pengalaman panjang menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional, didukung sarana olahraga yang lengkap serta sistem transportasi terintegrasi seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan TransJakarta.

Baca juga: Kades Seluruh Indonesia Demo Senayan, Minta UU Desa Segera Disahkan

Selain infrastruktur, Andri menegaskan pembinaan atlet juga menjadi perhatian utama. Ia menilai kesempatan membela DKI Jakarta di ajang PON harus diberikan kepada atlet yang berprestasi dan memiliki kualitas terbaik.

Pada PON XXII 2028, Jakarta direncanakan menjadi lokasi pertandingan bagi 17 cabang olahraga, di antaranya akuatik, anggar, senam, menembak, balap sepeda, berkuda, tenis, gulat, boling, dayung, rugbi, hingga teqball. Seluruh pertandingan akan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah tersedia, seperti kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta International Equestrian Park, Velodrome Rawamangun, GOR Bulungan, GOR Ciracas, Stadion Atletik Rawamangun, dan Danau Cincin.

Baca juga: Jakarta Macet, Polda Metro Berencana Ubah Jam Kerja Lebih Siang

Meski sebagian besar venue telah memenuhi standar, Pemprov DKI tetap akan melakukan sejumlah pembenahan, mulai dari pengecatan, peningkatan pencahayaan, pembaruan lintasan pertandingan, hingga renovasi toilet dan ruang atlet.

Tak hanya menyukseskan ajang olahraga, Andri juga meyakini kehadiran PON 2028 akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Jakarta. Menurutnya, sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM berpotensi menikmati peningkatan aktivitas ekonomi selama pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut.

Editor : Mohammad

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru