Pendaftaran STIS 2026 Segera Dibuka, Calon Taruna Diminta Siapkan Persyaratan Sejak Dini

Reporter : Mohammad

Jakarta – Pendaftaran Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS) tahun 2026 segera dibuka. Kepastian tersebut mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan.

Meskipun jadwal lengkap, formasi, dan persyaratan resmi tahun ini belum diumumkan, calon peserta sudah dapat mulai mempersiapkan dokumen pendaftaran berdasarkan ketentuan seleksi tahun sebelumnya. Pada penerimaan 2025, Politeknik Statistika STIS menyediakan 400 formasi bagi calon taruna.

STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati karena seluruh biaya pendidikan ditanggung negara. Selain itu, lulusan berpeluang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Terdapat tiga program studi yang dibuka, yakni Sarjana Terapan (D4) Statistika, Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik, dan Diploma III (D3) Statistika. Lulusan masing-masing program akan dipersiapkan untuk mengisi jabatan fungsional di bidang statistik maupun teknologi informasi di instansi pemerintah.

Mengacu pada persyaratan tahun lalu, pendaftar harus merupakan lulusan SMA/MA/SMK sederajat dari semua jurusan, memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80, berusia 16–22 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta belum menikah. Peserta juga diwajibkan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan hingga diangkat menjadi PNS.

Penerimaan STIS terdiri atas tiga jalur, yaitu jalur reguler untuk seluruh wilayah Indonesia, jalur afirmasi bagi Orang Asli Papua, serta jalur pembibitan bagi peserta dari sejumlah daerah mitra kerja sama.

Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), serta seleksi lanjutan berupa tes matematika, psikotes, wawancara, pemeriksaan kesehatan, dan tes kebugaran.

Calon peserta diimbau terus memantau pengumuman resmi mengenai jadwal dan mekanisme pendaftaran STIS 2026 melalui kanal resmi Politeknik Statistika STIS dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Editor : Mohammad

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru