Dishub Surabaya Siapkan Area Parkir Resmi untuk Festival Rujak Uleg 2026

Reporter : Amar
Festival Rujak Uleg 2026 akan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 (FOTO artik dokumentasi)

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya kembali menghadirkan Festival Rujak Uleg 2026 untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Agenda tahunan yang selalu dinanti warga ini akan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 mulai pukul 18.00 WIB di Surabaya Expo Center (SBEC), bekas area THR-TRS.

Agar pelaksanaan acara berjalan lancar, Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah menyiapkan area parkir resmi yang dipusatkan di dalam kawasan SBEC. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi festival.

Baca juga: Festival Rujak Uleg 2026 Surabaya Hadir Lebih Meriah dengan Tema Rujak Phoria

Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan kapasitas parkir yang disediakan cukup besar untuk menampung kendaraan pengunjung.

Dinas Perhubungan Kota Surabaya (Dokumentasi Kominfo)

Area pertama berada di dalam gedung SBEC dengan kapasitas sekitar 800 sepeda motor dan 450 mobil. Sementara area kedua berada di halaman belakang yang mampu menampung sekitar 855 motor dan 421 mobil.

Secara keseluruhan, lokasi parkir di kawasan SBEC disebut dapat menampung lebih dari 1.600 kendaraan roda dua dan sekitar 850 kendaraan roda empat.

Trio Wahyu Bowo mengimbau masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di bahu jalan sekitar lokasi acara, seperti di Jalan Kusuma Bangsa maupun ruas jalan lainnya di sekitar festival. Imbauan itu dilakukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas selama acara berlangsung.

Baca juga: Surabaya Vaganza dan Festival Rujak Uleg Ramaikan Hari Jadi Kota Surabaya

Menurutnya, pengunjung diharapkan memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang sudah tersedia di dalam area SBEC agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Festival bertema “Rujak Phoria” tersebut diperkirakan kembali dipadati pengunjung seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, warga disarankan datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang saat memasuki area acara.

Selain itu, pengunjung juga dianjurkan mengenakan pakaian yang nyaman dan mudah menyerap keringat mengingat festival berlangsung pada malam hari dengan potensi keramaian tinggi.

Pemkot Surabaya turut mengajak masyarakat membawa tumbler pribadi sebagai upaya mengurangi penggunaan sampah plastik selama kegiatan berlangsung.

Baca juga: Eri Cahyadi Beri Alasan Denda Rp 50 Juta untuk Tenda Hajatan di Jalan Tanpa Izin

Dishub juga meminta seluruh pengunjung mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga ketertiban dan mencegah penumpukan massa di pintu masuk area festival. (mar)

 

 

Editor : Amar

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru