SURABAYA – Suasana hangat dan penuh gelak tawa mewarnai kegiatan “Ngopi Bareng: Ngobrol Inspirasi” bertajuk Ekspresikan Jancukanmu yang digelar Legislator muda PPP Surabaya, Agus Mashuri, bersama pemuda-pemudi Kecamatan Pakal di posko pemenangannya, Minggu (15/02).
Baca juga: Isu UKT Dominasi Aspirasi Warga, Achmad Nurdjayanto Minta Kebijakan Dikaji Ulang
Acara yang dikemas santai namun sarat makna itu menghadirkan seniman Arek Suroboyo, Djadi Galajapo, serta Ketua DPC PPP Surabaya, Muhaimin . Diskusi mengalir ringan, penuh canda khas Suroboyoan, namun tetap menyentuh isu-isu penting seputar peran generasi muda dalam pembangunan.
Dalam sambutannya, Agus Mashuri mendorong anak muda Pakal untuk mulai MELEK POLITIK sejak dini. Menurutnya, politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi ruang pengabdian dan perjuangan untuk rakyat.
“Adik-adik semua adalah penerus estafet perjuangan. Masa depan Surabaya, bahkan Indonesia, ada di pundak kalian. Jangan sampai di tengah jalan menyerah. Harus semangat, harus yakin,” pesannya penuh motivasi.
Ia juga mengajak generasi muda untuk aktif bersosialisasi, berdiskusi, dan berani menyuarakan gagasan. Dengan menghadirkan figur inspiratif seperti Djadi Galajapo, Agus berharap para pemuda bisa menimba pengalaman dan memperluas cara pandang dalam menatap masa depan.
“Kota ini harus terus berlari dan bersaing dengan daerah lain. Jangan mudah putus asa. Jadilah generasi yang sukses dan membawa perubahan,” tegasnya.
Baca juga: Reses Cak Yebe di Tambak Osowilangon, Bantuan Mengalir Untuk Fasilitas dan UMKM Warga
Senada dengan itu, Seniman Arek Suroboyo, Djadi Galajapo, sukses menginspirasi pemuda Kecamatan Pakal melalui gagasan dan semangat yang ia sampaikan dalam forum diskusi ini.
Dalam pemaparannya, Djadi mengangkat slogan unik, “Pakal berarti Pakek Akal.” Menurutnya, generasi muda harus mengedepankan akal sehat, nalar kritis, dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, terutama dalam menyongsong masa depan. Ia mengajak pemuda Kecamatan Pakal untuk melangkah dengan optimisme dan keyakinan, tanpa dihantui keraguan.
“Anak muda harus berani bermimpi besar dan percaya diri. Masa depan ada di tangan kalian, jadi hadapi dengan semangat dan penuh perhitungan,” pesannya.
Baca juga: Baktiono Tegaskan RHU Wajib Tutup Selama Ramadan, Pelanggar Terancam Blacklist
Tak hanya itu, Djadi juga mendeskripsikan istilah khas Suroboyoan “Jancuk” dari sudut pandang berbeda. Ia menyebutnya sebagai akronim yang merepresentasikan persahabatan dan keeratan emosi antar Arek Suroboyo,sebuah simbol solidaritas, kebersamaan, dan kekuatan ikatan sosial.
Melalui pendekatan budaya yang dekat dengan keseharian anak muda, Agus Mashuri berharap semangat kebersamaan dan kecerdasan dalam bertindak dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda Pakal dalam membangun masa depan yang lebih cerah.
"Semoga Melalui forum ini lahir energi baru dari kalangan pemuda Pakal, generasi yang kritis, kreatif, dan siap melanjutkan tonggak pengabdian untuk Surabaya yang lebih maju,"pungkasnya.(rda)
Editor : rudi