Agus Mashuri: Haul Akbar Pangeran Benowo Ke-418 Bersama Gus Iqdam, Spirit Kebersamaan Perekat Umat

Reporter : rudi
kebersamaan Agus Mashuri bersama Gus Iqdam Di Acara Haul Akbar Pangeran Benowo (doc.ags)

SURABAYA – Antusiasme ribuan jamaah yang memadati puncak Haul Akbar ke-418 Mbah Tosari atau Pangeran Benowo di Lapangan Sepak Bola Putra Mars Benowo, Minggu malam (1/2/2026), mendapat perhatian khusus dari Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri.

 

Baca juga: Setetes Darah Untuk Negeri, Gerindra Surabaya Peringati HUT ke 18 Dengan Bakti Sosial

Legislator muda PPP Surabaya itu menilai, peringatan haul bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menghidupkan kembali sejarah perjuangan ulama penyebar Islam di wilayah Benowo sekaligus memperkuat nilai keagamaan masyarakat.

“Sekarang warga semakin tahu sejarah, terutama jasa Mbah Tosari Pangeran Benowo dalam menyebarkan agama Islam di daerah ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena membangun kesadaran sejarah dan spiritual warga,” tutur agus mashuri seusai acara Pada Warta artik.id

 

Meski sempat diguyur hujan hingga membuat lapangan becek dan berlumpur, ribuan jamaah tetap bertahan mengikuti pengajian akbar yang menghadirkan Gus Iqdam dari Blitar. Menurut Agus, hal itu menjadi bukti kuatnya kecintaan masyarakat terhadap ulama dan tradisi keagamaan.

“Cuaca tidak menyurutkan semangat warga. Ini menunjukkan ikatan emosional dan spiritual masyarakat Benowo sangat kuat,” tambahnya.

 

 

Senada Dengan itu,Ketua panitia H. Ali Afandi, menambahkan acara Haul Pangeran Benowo ini bukan sekadar agenda tahunan.

“Haul ini bukan hanya tradisi. Ini media dakwah, pelestarian sejarah, sekaligus penguat ukhuwah dan kepedulian sosial masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Minim Pelibatan Publik Jadi Catatan RAPOR MERAH Setahun Eri–Armuji Pimpin Surabaya, Kritik Cak YeBe..!!

 

Rangkaian Haul Akbar sendiri telah berlangsung selama lima hari,ungkap Ali, diawali sema’an Al-Qur’an, dzikir, tahlil kubro, ziarah kubur, pengajian Muslimat NU, hingga pesta rakyat. Puncaknya diisi pengajian umum yang dihadiri ribuan jamaah dari dalam maupun luar Surabaya.

 

 

Agus Mashuri beberkan,saat menjaring aspirasi masyarakat, banyak warga mengusulkan agar kompleks makam Pangeran Benowo di Benowo Krajan, Kecamatan Pakal, dikembangkan menjadi destinasi wisata religi.

Baca juga: Plafon SMPN 60 Ambruk, Lutfiyah Minta Mitigasi Bencana Sekolah Diperketat

pengembangan tersebut bukan hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian warga sekitar.

“Memang banyak permintaan agar makam dijadikan wisata religi. Alhamdulillah sekarang sudah ada perbaikan, termasuk pavingisasi jalan menuju lokasi. Kami berharap Pemkot bisa merealisasikan pengembangan ini agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

 

Diakhri Pernyataannya, Agus Mashuri Yakin Haul Pangeran Benowo menjadi bukti nilai religius, kebersamaan, dan kearifan lokal masih terawat kuat di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya mengenang sejarah, tapi merawat persatuan dan kebersamaan warga Surabaya umumnya Khususnya Di Wilayah Benowo,” pungkasnya. (rda)

Editor : rudi

Peristiwa
10 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru