SURABAYA | ARTIK.ID - Usai Sidang Paripurna bersama DPRD Kota Surabaya, Senin (22/7), Wali Kota Surabaya Eeri Cahyadi, kepada wartawan mengatakan, ada beberapa perubahan KUA PPAS dan PAK.
"Ya penyesuaian-penyesuaian saja. Ketika ada sisa-sisa lelang, juga ada beberapa kegiatan yang kita sesuaikan,' Kata Eri Cahyadi.
Baca juga: Mutasi ASN Surabaya Harus Izin Suami bagi Pejabat Perempuan, DPRD Minta Kaji Ulang
Namun begitu Eri Cahyadi menegaskan bahwa tidak merubah signifikan dan tidak berpengaruh ke anggaran total.
"Pioritasnya tetap untuk pendidikan dan kesihatan saja," kata Eri Cahyadi.
Baca juga: Seorang Ayah Tega Hamili Anak Kandung, DPRD Surabaya Desak Hukuman Maksimal Predator Anak
Sebelumnya Pemerintah Kota Surabaya telah memfinalisasi rencana penambahan sekolah negeri dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Rencana ini telah disetujui oleh DPRD Kota Surabaya dan akan menjadi pedoman dalam penyusunan R-APBD Kota Surabaya 2025.
Baca juga: DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot Aturan Izin Suami ASN Berpotensi Diskriminatif
"KUA-PPAS ini telah kami masukkan dan alhamdulillah nota kesepahamannya telah ditandatangani dan akan dilanjutkan oleh Banggar DPRD Surabaya. Kami akan menambah sekolah baru di wilayah padat penduduk, seperti di wilayah Sawahan," ujar Eri di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya beberapa waktu lalu. (diy)
Editor :