Cinema XXI Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 2,4 Triliun Semester I

avatar Artik News

JAKARTA | ARTIK.ID - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan sinema XXI, mencatat kinerja positif di triwulan I 2023.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di situs resmi perusahaan, pendapatan perseroan meningkat 22% menjadi Rp 2,4 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga: MCSI dan Mitsui OSK Lines Bikin Usaha Patungan, Segera Merekrut 300 Awak Kapal

Peningkatan pendapatan ini didorong oleh pertumbuhan jumlah penonton bioskop yang mencapai 36,9 juta orang, naik 22,3% dari tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan meredanya pandemi COVID-19 dan adanya libur hari raya dan sekolah yang mendorong masyarakat untuk menikmati hiburan di bioskop.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi, Direktur Utama Cinema XXI, Hans Gunadi menjelaskan, bahwa tiket bioskop masih menjadi sumber pendapatan utama perseroan dengan kontribusi sebesar 60,2%.

Selain itu, perseroan juga berhasil meningkatkan penjualan produk makanan dan minuman (F&B) yang menyumbang 35,6% dari total pendapatan.

"Kami terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para penonton, baik dari segi kualitas film, fasilitas bioskop, maupun produk F&B yang variatif dan berkualitas," ujar Hans.

Baca Juga: Likuiditas Uang Beredar Juli 2023 Tumbuh 6,4% Dibandingkan Tahun Lalu

Perseroan juga mengembangkan bisnis digital platform yang memberikan layanan streaming film dan konten eksklusif bagi para pelanggan setia XXI.

Pendapatan dari digital platform mencapai Rp 52,8 miliar atau 2,2% dari total pendapatan. Selain itu, perseroan juga memperoleh pendapatan dari iklan sebesar Rp 38,4 miliar atau 1,6% dari total pendapatan.

Dari sisi laba, perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp 681,1 miliar, laba sebelum pajak sebesar Rp 274,5 miliar, dan laba bersih sebesar Rp 215,1 miliar di triwulan I 2023.

Baca Juga: Pemkot Surabaya dan ITS Dirikan Perusahaan AMDK untuk Rakyat Miskin

Angka-angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022.

"Kami optimis bahwa kinerja perseroan akan terus meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi dan permintaan pasar akan hiburan berkualitas," pungkas Hans.

(diy)

Editor : Fudai