BANYUWANGI – Semangat berkarya dan memberi manfaat bagi sesama terasa kuat di Banyuwangi. Ratusan mahasiswa dan anak muda dari berbagai perguruan tinggi berkumpul dalam kegiatan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards ke-17 yang digelar PT Astra International, Jumat (12/6/2026).
Acara ini bukan sekadar ajang sosialisasi penghargaan. Lebih dari itu, SATU Indonesia Awards menjadi ruang bertemunya generasi muda dengan tokoh-tokoh inspiratif yang telah membuktikan bahwa ide sederhana bisa membawa perubahan besar bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI sekaligus juri SATU Indonesia Awards, Raline Shah. Turut hadir Head of Corporate Communications Astra Windy Ruswantyo dan penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra Lali Gadget, Achmad Irfandi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi turut mengambil peran sebagai agen solusi bagi berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Menurut Ipuk, kontribusi anak muda sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah. Melalui inovasi dan aksi nyata, generasi muda memiliki peluang besar menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kontribusi teman-teman dibutuhkan untuk mempercepat kemajuan daerah. Melalui SATU Indonesia Awards ini tunjukkan bahwa inovasi anak muda mampu memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Ipuk.
Ia juga mengapresiasi Astra yang memilih Banyuwangi sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan roadshow SATU Indonesia Awards tahun ini.
Bagi Ipuk, kehadiran program tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi talenta-talenta muda Banyuwangi untuk menunjukkan karya, kreativitas, dan kepedulian sosial mereka kepada publik yang lebih luas.
"Semoga kegiatan ini mampu menemukan lebih banyak generasi muda berprestasi yang kelak berkontribusi membangun Banyuwangi maupun Indonesia melalui berbagai inovasi dan aksi nyata," katanya.
Dalam sesi inspiratif, Raline Shah memberikan motivasi kepada para peserta agar terus percaya pada ide dan karya yang mereka miliki.
Menurutnya, anak muda Banyuwangi memiliki potensi besar untuk menghadirkan perubahan melalui gerakan sosial dan inovasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Saya berharap anak-anak muda Banyuwangi bisa terus mengembangkan ide-ide di bidang pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, lingkungan, dan teknologi agar memberikan dampak yang lebih luas bagi banyak orang," kata Raline.
Sementara itu, perwakilan Grup Astra Banyuwangi, Ali Rosyadi, menjelaskan bahwa SATU Indonesia Awards merupakan program apresiasi tahunan yang ditujukan bagi generasi muda yang telah memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, kewirausahaan, maupun teknologi.
Program tersebut telah melahirkan banyak inspirator muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejak pertama kali diselenggarakan, SATU Indonesia Awards telah memberikan apresiasi kepada 792 anak muda Indonesia yang aktif berkolaborasi dengan Desa Sejahtera Astra.
Antusiasme peserta juga terus meningkat setiap tahun. Hingga 2025, jumlah pendaftar tercatat mencapai 17.708 orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ali menambahkan, Banyuwangi dipilih sebagai salah satu lokasi sosialisasi SATU Indonesia Awards ke-17 karena dinilai memiliki banyak talenta muda dengan potensi besar untuk berkembang.
Melalui kegiatan ini, Astra berharap semakin banyak generasi muda Banyuwangi yang berani menunjukkan karya terbaiknya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia.
"Masih banyak anak bangsa yang berpotensi di Banyuwangi. Kami berharap semakin banyak generasi muda terbaik yang mampu memberikan inspirasi dan manfaat lebih luas bagi masyarakat," ujarnya. (red)
Editor : fuday