Upacara Pemelaspasan Rumah, I Made Badra Sebut Puncak Perjalanan Karier dan Pengabdian

DENPASAR | ARTIK.ID - I Made Badra, SE, seorang pegawai Bank BPD Bali yang telah mengabdi selama 34 tahun, merayakan pencapaian penting dalam hidupnya dengan melaksanakan upacara pemelaspasan (selametan) untuk rumah barunya di Jalan Gustisua 1 B Nomor 16. Upacara ini menjadi simbol penutup perjalanan panjang kariernya yang dimulai dari posisi staf hingga mencapai jabatan terakhir sebagai Kepala Bank BPD Bali Kantor Capem Legian.

Pembangunan rumah ini dimulai dari pembelian tanah kapling pada tahun 2009, ketika Made Badra masih bertugas di Singaraja. "Kami memang memilih kapling satu are, tapi berharap bisa memiliki lebih. Proses pembangunan ini penuh dengan tantangan dan pengorbanan," ungkap Made Badra. Pembangunan rumah dimulai pada tahun 2015, dengan rancang bangun yang direncanakan saat ia bertugas di Singaraja.

Baca Juga: Kadis Koperasi dan UMKM Denpasar Apresiasi Pelaksanaan Rakerda Dekopinda 2024

Setelah bertahun-tahun menabung dan bekerja keras, Made Badra berhasil menyelesaikan pembangunan rumah dengan total biaya sekitar Rp370 juta hingga Rp400 juta. Berkat dukungan dari Bank BPD Bali dan rezeki yang diterima, ia mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, memiliki rumah sendiri, dan bahkan sebuah mobil. "Astungkara, berkat bantuan Bank BPD Bali, kami bisa mencapai semua ini," tambahnya.

Tahapan pembangunan rumah tersebut memerlukan perhatian khusus, dimulai dari pembuatan pondasi, mendirikan pelinggih, hingga penyelesaian bangunan fisik. Pada 21 Juni 2023, upacara Melaspas rumah berhasil dilaksanakan. "Kami memilih lantai dan material yang berkualitas agar tempat ini menjadi sangat nyaman dan sakral untuk memuja leluhur kami," ujar Made Badra.

Hari ini, pada tanggal 28 Mei 2024, yang bertepatan dengan Anggara Kliwon Anggar Kasih Prambanan, Made Badra dan keluarganya melaksanakan upacara Mecaru Residana, dilanjutkan dengan upacara pemelaspasan pemerajan. "Dengan suport luar biasa dari keluarga besar, kami dapat melaksanakan segala sesuatunya dengan baik. Keluarga kami sangat mendukung apapun yang kami lakukan," tuturnya penuh syukur.

Upacara ini tidak hanya menandai selesainya pembangunan rumah, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan berkat bagi keluarga Made Badra. Semoga dengan selesainya pembangunan dan dilaksanakannya upacara ini, keluarga Made Badra selalu diberikan keselamatan dan rezeki yang melimpah.(*)

Editor : LANI