Ibu di Surabaya Habisi Anak Kandungnya Karena Kencing di Celana

artik.id

SURABAYA - Hanya karena masalah sepele seorang ibu tega menganiaya anak kandungnya yang masih berusia 4 tahun hingga tewas. 

Menurut pengakuan sang ibu AS (24), si anak sering buang air besar di celana dan mengganggu adiknya yang masih bayi.

Baca juga: Eri Cahyadi Gencar Sidak Pelayanan Publik, DPRD Surabaya Minta OPD Lebih Responsif

Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana kepada media mengatakan, AS tak hanya memukul dan mendorong korban yakni MTP (4), tapi juga menyekapnya di bantal sampai kehabisan napas dan tewas

"Dikemplang, lalu leher belakang dipegang ditaruh (didorong) ke kasur, akhirnya nafasnya terganggu," ujar Maulana Rabu (10/11/2021).

Pengakuan AS sesuai dengan hasil visum yang menyebut ada bekas pukulan benda tumpul pada tubuh korban. Luka lebam itu ada pada kaki, paha, dan anggota badan lainnya. Bahkan pipinya berdarah setelah sebelumnya bengkak akibat dipukul.

Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan di Toilet KA Menuju Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Penelantaran

Lebih lanjut Maulana mengungkapkan kalau korban kurang lebih selama dua minggu mengalami siksaan dari ibu kandungnya sensiri. 

Kini AS Sang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Korban sendiri awalnya memang tidak hidup bersama ayah dan ibunya. Si balita tersebut dititipkan ke neneknya, MJT, di Jalan Srengganan Surabaya. Namun sebulan terakhir korban diambil oleh ibunya dan diasuhnya sendiri, tapi bukan asuhan yang didapat, korban justru disiksa hingga tewas.

Baca juga: Udara Surabaya Terasa Lebih Dingin, BMKG Sebut Fenomena Bediding hingga Agustus

Dalam kasus ini, pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP. (diy) 

 

Editor : Fudai

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru