BANGKALAN - Pekan Raya Bangkalan 2026 resmi menggebrak Alun-Alun Kota Bangkalan, Sabtu (24/10/2026). Mengusung semangat kebersamaan dan penguatan ekonomi daerah, kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan ini menghadirkan lebih dari 100 stan produk unggulan UMKM, pelaku usaha swasta, hingga instansi pemerintah.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Ismet Efendi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bangkalan Ir. H. Supai M. Noer, M.M., serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Berlangsung hingga 7 November 2026, Pekan Raya Bangkalan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati beragam produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang usaha dan memperluas jaringan bisnis. Menariknya, pengunjung dapat menikmati seluruh area pameran secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk.
Sekda Bangkalan Ismet Efendi mengatakan, Pekan Raya Bangkalan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menggali potensi ekonomi masyarakat di 18 kecamatan. Melalui kegiatan ini, produk-produk lokal diharapkan semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami bergerak menggali potensi terpendam di 18 kecamatan. Saat ini ada 100 lebih stan yang penuh terisi oleh produk UMKM unggulan, pihak swasta, hingga instansi pemerintah,” ujar Ismet.
Menurutnya, penguatan pelaku usaha lokal menjadi langkah penting untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi masuknya investasi industri berskala besar. Dengan kapasitas usaha yang semakin baik, UMKM diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi Bangkalan.
Kadin: Bukan Sekadar Perayaan Hari Jadi
Ketua Kadin Kabupaten Bangkalan, Supai M. Noer, menegaskan Pekan Raya Bangkalan bukan sekadar agenda seremonial untuk memeriahkan hari jadi kabupaten. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pekan Raya Bangkalan bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Bangkalan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas peluang usaha, serta memperkenalkan potensi dan produk unggulan Kabupaten Bangkalan kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Supai dalam sambutannya.
Ia menilai, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, semangat gotong royong, serta keberanian untuk berinovasi agar potensi lokal dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, momentum Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan harus menjadi penguat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Dorong UMKM Naik Kelas
Salah satu agenda utama Pekan Raya Bangkalan adalah mendorong UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pasar.
Supai menilai, UMKM merupakan salah satu penggerak penting perekonomian daerah. Di balik setiap produk yang dipamerkan, terdapat kreativitas, kerja keras, ketekunan, serta harapan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.
Namun, menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang untuk berjualan. Pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan dalam meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas merek, memanfaatkan pemasaran digital, memperluas kemitraan, hingga memperbaiki tata kelola usaha.
“Kami berharap Pekan Raya Bangkalan dapat menjadi pintu pembuka bagi para pelaku UMKM untuk memperoleh pasar yang lebih luas, bertemu dengan calon mitra usaha, membangun jejaring bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.
Kadin Bangkalan, lanjut Supai, berkomitmen mendorong sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar pelaku UMKM mendapatkan dukungan serta kesempatan berkembang secara berkelanjutan.
Ia berharap semangat UMKM naik kelas tidak berhenti ketika pameran berakhir. Sebaliknya, Pekan Raya Bangkalan harus menjadi titik awal penguatan usaha lokal yang berkesinambungan dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Kolaborasi untuk Bangkalan yang Lebih Maju
Supai juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, mitra usaha, perusahaan, komunitas, pelaku UMKM, peserta pameran, panitia, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Raya Bangkalan 2026.
Dukungan yang diberikan, baik berupa pendanaan, fasilitas, tenaga, maupun bentuk kontribusi lainnya, menjadi bukti bahwa kemajuan daerah merupakan tanggung jawab bersama.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus terjaga dan berkembang menjadi kekuatan untuk membangun perekonomian Bangkalan yang inklusif dan berkelanjutan.
Atas nama Kadin Kabupaten Bangkalan, Supai juga menyampaikan selamat memperingati Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan. Ia berharap Bangkalan semakin maju, sejahtera, berdaya saing, serta mampu menghadirkan peluang yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan kehadiran lebih dari 100 stan dan akses gratis bagi pengunjung, Pekan Raya Bangkalan 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pesta rakyat tahunan. Lebih jauh, ajang ini menjadi etalase produk unggulan daerah, ruang pertemuan pelaku usaha, sekaligus momentum untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal di tengah peluang investasi dan persaingan pasar yang semakin terbuka.
Editor : Mohammad