SURABAYA – Eks Hi-Tech Surabaya resmi diperkenalkan kembali sebagai pusat kreativitas (Creative Hub SUBEC) anak muda Surabaya, melalui agenda soft launching yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada Minggu (5/7/2026) malam.
Namun, rangkaian acara yang turut menghadirkan konser gratis Denny Caknan diwarnai kericuhan setelah ribuan pengunjung memadati lokasi hingga menyebabkan pagar pembatas roboh.
Baca juga: Soft Launching Creative Hub SUBEC Surabaya 5 Juli, Denny Caknan Meriahkan Pesta Rakyat
Kericuhan terjadi ketika antusiasme masyarakat melebihi kapasitas area acara. Eks Hi-Tech Surabaya yang diproyeksikan menjadi ruang berkegiatan bagi komunitas dan generasi muda itu dipenuhi pengunjung, sementara banyak warga masih tertahan di luar lokasi saat akses masuk telah ditutup karena kapasitas penuh.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan soft launching menjadi awal pemanfaatan kembali Eks Hi-Tech Mal sebagai wadah aktivitas anak muda dan komunitas.
"Jadi malam ini telah dibuka soft launching Eks Hi-Tech Mal. Ke depannya tempat ini akan digunakan sebagai tempat anak muda hingga komunitas di Surabaya," kata Herry.
Menurutnya, Pemkot Surabaya masih melakukan berbagai penyempurnaan agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh komunitas kreatif.
"Untuk sementara ini, masih proses untuk menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan oleh teman-teman komunitas. Dengan begitu kami harap ke depannya akan lebih banyak lagi komunitas yang masuk untuk menempati tenant yang sudah disediakan di Eks Hi-Tech Mal," ujarnya.
Herry menambahkan, kawasan tersebut nantinya menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan berbagai potensi, mulai dari kegiatan e-sport hingga beragam aktivitas kreatif lainnya.
"Karena pemkot ingin, tempat ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda ke depannya," tuturnya.
Acara hiburan rakyat yang menghadirkan Denny Caknan itu memicu kepadatan pengunjung. Sekitar pukul 19.00 WIB, ribuan warga yang masih berada di luar lokasi berusaha masuk ke area konser meski kapasitas di dalam telah penuh.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong di pintu masuk. Pagar pembatas di bagian depan akhirnya roboh akibat desakan massa.
Baca juga: Pemkot Surabaya Siapkan Eks Hi-Tech Mall Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda
Akibat insiden tersebut, dua petugas dilaporkan mengalami luka saat melakukan pengamanan, masing-masing seorang anggota Babinsa dan seorang petugas Pemadam Kebakaran (PMK).
Peristiwa itu memicu perhatian berbagai pihak, termasuk Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Surabaya yang juga anggota Komisi B DPRD Surabaya, Enny Minarsih.
Enny menyayangkan insiden yang terjadi di tengah tingginya antusiasme masyarakat menghadiri hiburan rakyat. Menurutnya, kegiatan dengan jumlah pengunjung besar harus disertai pengawasan ketat terhadap aspek keamanan dan keselamatan.
"Jangan sampai hiburan rakyat yang seharusnya menjadi ruang rekreasi masyarakat justru berubah menjadi musibah karena lemahnya antisipasi," ujar Enny kepada Warta Artik.id, Senin (6/7/2026).
Ia meminta panitia penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan kapasitas area acara. Selain itu, seluruh korban yang mengalami luka diharapkan memperoleh penanganan medis secara maksimal.
Meski demikian, Enny tetap mengapresiasi dampak positif kegiatan tersebut terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang ikut meramaikan acara.
"Event semacam itu tetap memiliki dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat apabila dikelola secara aman dan profesional," katanya.
Hingga kini, insiden robohnya pagar pintu masuk saat soft launching Eks Hi-Tech Surabaya masih menjadi perhatian publik.
Masyarakat berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan hiburan rakyat agar kegiatan serupa tetap berlangsung meriah tanpa mengabaikan keselamatan pengunjung. (rda)
Editor : Fudai