SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menilai komitmen Eri Cahyadi di Apeksi sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan sinergi, inovasi, dan solusi dalam pembangunan nasional. Penilaian tersebut disampaikan di Surabaya, Jumat, di tengah tantangan fiskal dan dinamika ekonomi global yang dihadapi pemerintah daerah.
Menurut Fathoni, komitmen Eri Cahyadi sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menunjukkan upaya memperkuat peran pemerintah kota melalui kolaborasi dan inovasi. Ia menilai pendekatan tersebut menjadi langkah strategis agar pembangunan tetap berjalan meski ruang fiskal daerah terbatas.
Baca juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Perluas Kemitraan untuk Percepat Perbaikan Rutilahu
Fathoni mengatakan kepala daerah saat ini tidak cukup hanya menyampaikan berbagai persoalan kepada pemerintah pusat. Pemerintah daerah, menurutnya, juga dituntut menghadirkan solusi yang mampu menjaga kesinambungan pembangunan.
"Kepala daerah tidak bisa hanya mengeluh, menggerutu, atau menyalahkan kebijakan transfer pemerintah pusat ke daerah. Yang dibutuhkan saat ini adalah inovasi dan kolaborasi," ujar Fathoni.
Komitmen Eri Cahyadi di Apeksi Dorong Inovasi Daerah
Fathoni mengapresiasi langkah Eri Cahyadi yang mengajak 98 pemerintah kota anggota Apeksi memaksimalkan potensi daerah melalui berbagai inovasi pembiayaan. Sejumlah alternatif yang ditawarkan antara lain skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta penerbitan obligasi daerah untuk mendukung keberlanjutan pembangunan.
Ia menilai gagasan tersebut bukan sekadar konsep, melainkan berangkat dari pengalaman Pemerintah Kota Surabaya dalam menjalankan berbagai inovasi pembangunan maupun pelayanan publik.
Baca juga: Mutasi ASN Surabaya Harus Izin Suami bagi Pejabat Perempuan, DPRD Minta Kaji Ulang
"Mas Eri tidak hanya mengajak, tetapi juga memberikan role model. Apa yang beliau sampaikan di forum Apeksi telah dibuktikan melalui berbagai inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Surabaya. Pengalaman itu kemudian dibagikan kepada kota-kota lain melalui transfer of knowledge dan transfer of experience," katanya.
Lebih lanjut, Fathoni menilai upaya menjadikan Apeksi sebagai mitra strategis pemerintah pusat juga sejalan dengan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo. Program tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, peningkatan kualitas pendidikan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, hingga penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program nasional sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu, kolaborasi antarpemerintah kota dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat implementasi kebijakan di tingkat daerah.
Baca juga: Jalan Radial Road Lontar Surabaya Resmi Dibuka, Uji Coba Satu Arah Dimulai
"Saya melihat komitmen Mas Eri di Apeksi tidak hanya memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas Presiden. Ini merupakan bentuk kepemimpinan yang mengedepankan solusi, bukan sekadar menyampaikan persoalan," ujarnya.
Fathoni berharap semangat inovasi dan kolaborasi yang terus dibangun melalui Apeksi dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pemerintah kota di Indonesia. Dengan saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik, setiap daerah dinilai akan memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.
"Daerah harus terus membangun dengan mindset inovasi dan kolaborasi. Ketika pemerintah kota mampu menghadirkan solusi dan mendukung program prioritas Presiden, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Saya melihat komitmen Eri Cahyadi di Apeksi telah menunjukkan arah tersebut," pungkas Fathoni. (red)
Editor : Fudai