Ajeng Wira Wati Ingatkan Tujuan Besar MBG Tak Boleh Tercoreng Kelalaian

Reporter : rudi
Srikandi Politisi Muda Gerindra Surabaya Ajeng Wirawati. (doc.rudy)

SURABAYA - Ajeng Wira Wati, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya memberikan tanggapan terkait insiden dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa SD Tembok Dukuh saat pelaksanaan uji coba program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Ajeng menilai peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi penting agar pelaksanaan program ke depan dapat berjalan lebih maksimal dan tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Baca juga: Kanal Suara Warga Mulai Bedah Isu Strategis Nasional, Dari MBG hingga BBM

Ia mengingatkan bahwa program MBG yang diinisiasi Presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Karena itu, menurutnya, seluruh proses pelaksanaan harus dilakukan secara cermat dan sesuai standar.

“Penyelenggara harus lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. Program ini memiliki tujuan baik untuk menyehatkan dan mencerdaskan generasi bangsa, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar diperhatikan,” tutur Ajeng pada Warta Artik.id , Senin (11/05).

Terkait penanganan medis, Anggota Komisi D DPRD Surabaya tersebut mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna memastikan penanganan terhadap para siswa berjalan sesuai prosedur.

Baca juga: Dari Haul KH. Abdul Wahab Chasbullah, Agus Mashuri Ajak Generasi Muda Teladani Ulama Pendiri Bangsa

Menurutnya, langkah cepat penanganan penting dilakukan agar kondisi siswa segera pulih dan situasi tetap terkendali.

Selain aspek kesehatan, Ajeng juga menyoroti dampak psikologis yang dialami para siswa. Berdasarkan informasi dari wali murid, sebagian anak telah kembali ke rumah untuk beristirahat, meski masih mengalami rasa takut pascakejadian.

Baca juga: DPRD Surabaya Kuliti Modus Provider Nakal,Izin Mati Kabel Tetap Menyala

“Harapannya kondisi anak-anak segera membaik, baik secara fisik maupun mental, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas dan belajar dengan nyaman,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi D DPRD Surabaya berencana membahas persoalan tersebut dalam rapat evaluasi. Tidak menutup kemungkinan, pihaknya juga akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar keamanan dan kelayakan. (rda)

Editor : rudi

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru