PATI – Suasana hangat kebersamaan terlihat di salah satu rumah warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Di tengah terik siang, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama warga terus melanjutkan pekerjaan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Dwi Andrianto, Minggu (17/05/2026).
Di lokasi, aktivitas pengerjaan tampak fokus pada tahap akhir pemasangan keramik lantai. Beberapa anggota Satgas dan warga saling membantu, ada yang menyiapkan material, ada yang merapikan bidang lantai, sementara lainnya memastikan setiap bagian siap dipasang dengan rapi. Meski sederhana, suasana kerja terasa ringan karena dikerjakan bersama-sama.
Baca juga: Wujud Kepedulian TMMD, Rumah Bapak Kartiko Dilengkapi Instalasi Listrik yang Rapi
Rumah yang sebelumnya masih jauh dari kata layak, perlahan berubah menjadi hunian yang lebih nyaman dan bersih. Setiap keping keramik yang terpasang menjadi tanda bahwa proses menuju rumah yang lebih baik semakin dekat dengan penyelesaian.
Dan SSK TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Kapten Inf Andik Setiawan, mengatakan bahwa pekerjaan RTLH terus dikebut agar segera bisa diserahkan kepada pemiliknya.
Baca juga: Satgas TMMD Pati Kebut Renovasi RTLH, Warga Terharu Rumah Rapuh Kini Jadi Layak Huni
“Pekerjaan saat ini sudah sekitar 89 persen. Kami fokus menyelesaikan tahap akhir agar rumah segera bisa digunakan dengan lebih layak dan nyaman,” ujarnya.
Di sisi lain, Dwi Andrianto tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program TMMD yang telah mengubah kondisi rumahnya menjadi jauh lebih baik.
Baca juga: Pelatihan Pembuatan Donat TMMD 128, Dorong Kreativitas dan UMKM Ibu-Ibu Desa Godo
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Rumah ini sekarang jauh lebih nyaman. Terima kasih untuk bapak TNI dan warga yang sudah membantu,” ungkapnya.
Program TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat—ketika warga dan TNI bergandengan tangan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan langsung oleh keluarga di desa.
Editor : Mohammad