SURABAYA - Konsolidasi DPC Demokrat yang dirangkai dengan halal bihalal oleh DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Minggu (3/5/2026), menjadi ajang penting untuk memperkuat kekompakan kader hingga tingkat paling bawah.
Acara ini dihadiri jajaran pengurus, mulai dari DPC, DPAC, hingga ranting. Perwakilan DPD Jawa Timur, Rasiyo, turut hadir bersama seluruh anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Surabaya.
Baca juga: Agus Mashuri Jemput Aspirasi Warga Babat Jerawat Lewat Ngopi Bareng
Tingkat kehadiran kader yang menembus lebih dari 95 persen dinilai sebagai indikator kuat soliditas internal partai. Hal itu disampaikan Rasiyo di hadapan ratusan kader yang memadati lokasi kegiatan.
Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa struktur Partai Demokrat di Surabaya masih terjaga dengan baik. Ia berharap kekompakan ini bisa terus dipertahankan hingga Pemilu 2029.
Rasiyo menekankan pentingnya kerja sama di semua lini struktur partai. Mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting, hingga cucu ranting harus saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ia menyebut, kekuatan utama partai justru berada di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika basis ini kuat, maka struktur di atasnya akan ikut solid.
Selain itu, Rasiyo juga menyinggung target politik ke depan. Saat ini Demokrat memiliki tiga kursi di DPRD Surabaya, sehingga diperlukan kerja kolektif untuk meningkatkan perolehan tersebut.
Target yang dipasang cukup ambisius, yakni setiap daerah pemilihan memiliki satu kursi. Jika jumlah dapil menjadi tujuh, maka minimal tujuh kursi harus bisa diraih.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari, menilai halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, momen ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional sekaligus memperkuat komitmen perjuangan politik.
Lucy mengajak seluruh kader untuk menyatukan tekad dalam membesarkan partai. Ia menegaskan, kebersamaan yang terbangun harus menjadi modal untuk melangkah lebih solid ke depan.
Ia juga mengapresiasi kehadiran 30 ketua PAC serta seluruh ranting se-Surabaya. Tingginya partisipasi tersebut dinilai sebagai bukti militansi kader di lapangan.
Baca juga: CASBAR Surabaya Diprotes Warga, DPRD Minta Operasional Dihentikan Sementara
Dengan kondisi tersebut, Lucy mengaku optimistis Partai Demokrat bisa kembali bangkit pada Pemilu 2029.
Ia menekankan pentingnya kerja nyata yang konsisten, termasuk pendekatan langsung ke masyarakat melalui strategi door to door. Penguatan struktur hingga ke anak ranting dan cucu ranting juga menjadi fokus utama.
Lucy turut mengingatkan peran anggota legislatif dalam mendukung kader di bawah melalui distribusi program. Menurutnya, sinergi ini penting agar kader tetap bergerak dan tidak kehilangan semangat.
Di sisi lain, ia menyebut posisi Demokrat di pemerintahan saat ini menjadi modal besar untuk meningkatkan kepercayaan publik. Mulai dari level menteri hingga kepala daerah, peran tersebut dinilai strategis.
Ia juga menyinggung kepemimpinan Ketua Umum AHY yang dinilai mampu menarik simpati masyarakat. Hal ini dianggap sebagai peluang untuk mengembalikan kejayaan partai.
Baca juga: Cak Yebe: May Day 2026, Asta Cita Harus Jadi Arah Kebijakan Ketenagakerjaan di Surabaya
Untuk menghadapi Pemilu 2029, Lucy menekankan pentingnya persiapan sejak sekarang. Salah satu fokusnya adalah menyiapkan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
Di Surabaya, jumlah TPS diperkirakan mencapai sekitar 8.000 titik. Karena itu, seluruh kader diminta terlibat aktif agar tidak ada lagi TPS yang kosong seperti pada pemilu sebelumnya.
Menutup kegiatan, semangat kebersamaan terus digaungkan. Seluruh kader diingatkan untuk tetap solid dan bergerak bersama demi mewujudkan target besar: satu dapil satu kursi pada Pemilu 2029.
Editor : Fudai