SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya terus menggalakkan upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC) demi mencapai target zero TBC pada 2030.
Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penyuluhan serentak tingkat Rukun Warga (RW) yang digelar pada Kamis (28/8), dengan melibatkan sekitar 27.000 warga di seluruh kota.
Baca juga: Pokir Dewan Mandek, Aduan Wali Kota Langsung Tuntas, Wajah Baru Birokrasi Surabaya?
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam mencegah dan mengobati TBC, Dia mengimbau bagi yang memiliki gejala segera memeriksakan diri atau melakukan skrining.
“Mari yang memiliki gejala segera memeriksakan diri atau melakukan skrining, dan yang sedang terpapar maupun tidak, mari saling menjaga kesehatan agar Kota Surabaya terbebas dari TBC,” ujarnya.
Baca juga: Eri Cahyadi Dorong PMR Jadi Ekstrakurikuler Pilihan Wajib di SD dan SMP Surabaya
Berdasarkan data, kasus TBC di Surabaya saat ini mencapai sekitar 16.000 pasien. Untuk menekan angka tersebut, Pemkot menjalankan program TPT (Terapi Pencegahan TBC) dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari Kader Surabaya Hebat (KSH) hingga Satgas TB.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat capaian target bebas TBC.
Baca juga: Bendera Hitam Kampung Pancasila,DPRD Surabaya Desak Eri Cahyadi Tetapkan Indikator Jelas
Kegiatan yang dipusatkan di RW 3 Jambangan itu juga dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD Kota Surabaya, hingga perwakilan Tim Museum Rekor Indonesia (MURI). (red)
Editor : Fudai